
Setiap siswa tentunya wajib untuk belajar agar bisa meraih kesuksesan dan melakukan sistem pembelajaran yang efektif adalah kunci utama untuk meraih kesuksesan dan memaksimalkan hasil belajar. Jika siswa bisa menggunakan sistem pembelajaran yang sesuai, maka akan jauh lebih mudah untuk memahami dan menguasai materi pembelajaran.
Ada begitu banyak tips yang bisa dilakukan siswa untuk meningkatkan sistem pembelajaran yang efektif. Mulai dari hal yang berkaitan dengan mentalitas atau persiapan softskill hingga melakukan aktualisasi melalui penerapan hardskill yang menunjang pembelajaran. Dengan memperhatikan dua aspek tersebut dan menjalaninya secara seimbang, maka siswa akan menemukan aktivitas belajar yang tidak hanya informatif tapi juga menyenangkan.
Pendidikan Formal dan Non-Formal
Sistem pendidikan yang ada di Indonesia dibagi menjadi dua, yaitu pendidikan formal dan non-formal. Pendidikan ini bukan hanya untuk tujuan pengembangan aspek intelektual, akan tetapi juga mencakup aspek spiritual yang sangat penting, seperti moral, keimanan, mental, sikap dan tingkah laku atau yang sering disebut dengan adab. Dalam proses itu, bisa diperoleh hasil pembelajaran yang akan dipakai sebagai tolok ukur keberhasilan sistem pembelajaran yang diterapkan.
Setiap siswa akan punya tantangan tersendiri selama menjalani proses belajar, tantangan ini bisa berasal dari internal atau eksternal. Ini adalah permasalahan belajar yang harus bisa ditangani dengan baik dan serius supaya setiap siswa bisa meraih cita-cita dan prestasi yang diimpikan. Maka dari itu, sangat diperlukan adanya kiat belajar efektif dan efisien agar bisa mencapai cita-cita tersebut dengan berbagai macam karakter dan latar belakang siswa yang berbeda akibat pengaruh lingkungan.
Tips Belajar Efektif dan Efisien

Ada banyak cara belajar yang patut dicoba, sebut saja persiapan secara fisik seperti sarana dan prasarana, persiapan secara fisik dan mental dan masih banyak lagi. Kita akan membahas beberapa hal yang terkait dengan sisi internal atau mentalitas dan sisi eksternal atau cara belajar siswa yang bisa menunjang konsentrasi dan semangat belajar.
Memiliki Tujuan
Satu poin penting untuk dapatkan sistem belajar yang efektif dan efisien adalah memulainya dengan membuat tujuan atau target pembelajaran. Sebagai contoh, tujuan Anda untuk belajar adalah agar bisa masuk ke Universitas populer di Indonesia bahkan luar negeri. Ketika Anda memiliki cita-cita sedemikian rupa, maka Anda juga harus membuat diri Anda pantas untuk masuk ke Universitas trsebut, baik secara nilai ataupun skill yang mumpuni.
Maka dari itu, sebisa mungkin Anda harus pasang target yang tinggi yang akan memacu semangat belajar Anda secara signifikan dan fokus. Ini akan pacu diri Anda untuk dapatkan nilai terbaik pada saat ujian nanti. Anda juga bisa menargetkan batas minimal nilai yang ingin dicapai, misal Anda targetkan nilai ujian IPA Anda adalah 80 dan sebagainya.
Memasang sebuah target nilai bisa sangat memotivasi Anda, terutama ketika semangat Anda mengalami naik turun. Anda bisa memunculkan kembali semangat Anda yang memudar ketika mengingat target yang sudah Anda pasang sejak awal. Tujuan yang jelas akan sangat membantu dalam menjaga fokus agar tetap konsisten selama proses pembelajaran.
Tidak Mudah Menyerah
Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, salah satu tujuan dari menentukan target dan tujuan adalah untuk menjaga semangat belajar Anda. Anda mungkin sudah banyak melakukan tips belajar terbaik, akan tetapi Anda masih belum mendapatkan hasil terbaik sesuai keinginan. Ini bukan berarti Anda sudah gagal, keberhasilan Anda hanya tertunda.
Jangan beranggapan bahwa Anda tidak berhak melakukan kesalahan, manusia tidak ada yang sempurna, maka berhenti menyalahkan diri ketika gagal dan tetap jaga kepercayaan diri Anda untuk tetap berusaha. Usahakan untuk tetap tenang dan jangan mudah menyerah. Jangan beranggapan bahwa setiap proses ini mudah, selalu kuatkan diri Anda dan masalah akan tampak kecil dengan sendirinya.
Lihat juga : Pendidikan Berkualitas: Pengertian dan Cara Meningkatkannya
Membentuk Suasana Belajar yang Menyenangkan
Setiap siswa tentunya punya selera dan preferensi sendiri dalam menjalani proses belajar. Buatlah suasana belajar senyaman mungkin agar Anda lebih nyaman selama belajar dan fokus. Sebagian orang akan lebih nyaman menjalani proses belajar dengan suasana yang sepi agar tak banyak gangguan. Untuk dapatkan situasi semacam itu, Anda disarankan untuk belajar di perpustakaan.
Sebagian lagi akan lebih mudah menyerap materi pembelajaran saat mendengarkan musik. Dalam hal ini, jenis musik dengan ritme yang pelan dan menenangkan mungkin akan lebih baik untuk Anda. Jangan terlalu banyak mendengarkan music dengan ritme dan ketukan yang cepat dan terlalu dinamis karena ini justru bisa mengganggu konsentrasi Anda selama belajar.
Musik dengan tipe dinamis mungkin bisa Anda dengarkan pada masa rehat belajar untuk kembalikan lagi mood Anda yang sudah mulai lesu. Mendengarkan music dengan beat yang cepat dan dinamis terbukti berikan pengaruh pada detak jantung dan pernapasan. Jika Anda mendengarkannya saat rehat belajar dan untuk timbulkan semangat baru, maka ini adalah pilihan yang tepat.
Membuat Jadwal Belajar
Penting untuk membuat jadwal belajar agar Anda terbantu dalam menjaga kedisiplinan. Upayakan untuk tetap menghormati jadwal belajar yang sudah Anda susun sendiri agar terbentuk perilaku disiplin yang akan sangat mempengaruhi hasil belajar Anda.
Mengapa demikian? Sebab ketika Anda mengikuti jadwal belajar secara disiplin, maka pada saat memasuki waktu untuk belajar Anda sudah mempersiapkan mental Anda agar lebih siap dan lebih mudah untuk memfokuskan diri selama proses belajar sedang berlangsung.
Misalkan, Anda atur jadwal belajar selama satu jam dari jam 7 sampai jam 8 malam dan Anda selipkan waktu untuk istirahat selama 5 sampai 10 menit. Ini akan lebih mudah untuk menjaga konsistensi, karena dengan durasi yang tidak terlalu lama namun intens, maka Anda tak akan cepat bosan dan bahkan mungkin merasa ingin segera belajar lagi. Ini jauh lebih baik daripada mengandalkan mood untuk belajar.
Membuat Catatan Pendek
Salah satu cara menjalankan sistem belajar yang efektif dan efisien adalah dengan membuat catatan pendek, catatan kaki atau ringkasan dari hasil belajar Anda. Anda bisa melakukannya di buku catatan terpisah atau membuat catatan kaki langsung di modul pembelajaran. Isi catatan tersebut adalah poin-poin atau pokok penting dari materi pembelajaran dalam buku, misalnya rumus atau keterangan-keterangan inti.
Hal ini tentu akan memudahkan Anda dalam memahami inti pembelajaran jika suatu saat Anda membaca catatan ini lagi. Di sisi lain, ketika membuat ringkasan atau catatan sebenarnya Anda sedang mengulang kembali materi yang sudah Anda baca. Dengan pengulangan ini, maka bisa membantu Anda untuk mengingat kembali setiap catatan yang sudah Anda buat dengan lebih efektif.
Upayakan untuk buat catatan dengan bahasa Anda sendiri agar lebih mudah dipahami sesuai dengan kemampuan Anda. Penulisan catatan dengan bahasa sendiri akan jauh lebih mudah dipahami daripada Anda meniru gaya bahasa dari modul pembelajaran.
Lihat juga : Kemampuan Belajar Cepat dengan Learning Agility
Belajar Menggunakan Video
Di era digital dan perkembangan teknologi saat ini, siswa bisa mendapatkan materi pembelajaran dari mana saja termasuk platform video. Di sana Anda bisa dengan mudah menemukan berbagai macam pembahasan materi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan Anda. Anda hanya perlu ketik kata kunci dan Anda bisa temukan video pembelajaran lengkap dengan ilustrasi dan penggambaran visual lainnya.
Ini akan sangat bermanfaat bagi orang yang tipe belajarnya lebih mementingkan visualitas. Artinya seseorang akan lebih mudah memahami materi ketika melihat contoh secara visual. Video dengan grafis yang menarik juga akan berikan sisi entertain yang bisa membuat Anda lebih betah menyimak materi pembelajaran dan lebih berkesan. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah mengingat materi pembelajaran ketika dibutuhkan.
Menggunakan Akronim untuk Mengingat
Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk bantu mengingat hafalan, salah satunya adalah dengan membuat akronim yang mudah Anda ingat. Sebagai contoh, ketika Anda mendapat materi terkait asas pemilu, antara lain Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil, maka Anda bisa gunakan rangkaian kata yang lebih mudah diingat, misalnya “Lu Be R Ju Dil”.
Contoh lainnya adalah ketika Anda mempelajari dan menghafal alkali tanah atau golongan 2A dalam materi pembelajaran kimia. Misalnya, (Be, Mg, Ca, Sr, Ba, Ra), maka Anda bisa gunakan rangkaian kata yang memudahkan untuk diingat, misalnya “Beli Mangga Campur Sirup Bau Racun”. Akronim yang dibuat diingat akan memudahkan Anda dalam mengingat hasil belajar yang cukup sulit.
Jangan Ragu Bertanya
Jangan menahan diri untuk bertanya apabila Anda tidak memahami dengan jelas materi yang sudah disampaikan. Ini artinya Anda juga perlu untuk belajar dengan pendamping atau guru. Belajar sendiri di rumah memang disarankan, akan tetapi ketika Anda mengalami kesulitan memahami suatu keterangan, maka lebih bauk Anda menanyakannya pada guru atau orang yang lebih ahli.
Jangan malu untuk bertanya dan justru memilih untuk mengambil kesimpulan sendiri, akibatnya bisa sangat fatal. Anda tidak akan mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan akan membuat Anda mendapatkan nilai yang buruk. Manfaat dari bertanya adalah Anda bisa dapatkan koreksi dari pemahaman yang salah, dengan begitu Anda bisa peroleh hasil belajar yang efektif.
Memahami, Bukan Menghafal
Masih banyak orang yang gagal paham dengan konsep belajar, di mana orang lebih cenderung untuk menghafal daripada memahami konteks materinya. Menghafal memanglah penting, akan tetapi itu lebih pada memberikan jawaban secara tekstual saja. Sedangkan jika Anda memahami materi pembelajaran, artinya Anda mengerti materi pembelajaran secara kontekstual.
Pemahaman secara kontekstual akan buat Anda lebih mudah mengingat dan menjelaskannya sesuai dengan maksud pertanyaan. Selain itu, ilmu yang dihafal akan lebih mudah dilupakan dan tidak memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Belajar di Waktu Pagi
Pagi hari adalah waktu di mana kondisi tubuh dan pikiran Anda masih segar. Banyak orang menyarankan bahwa pada saat Anda akan menghadapi ujian, saat bangun subuh lebih baik Anda sempatkan waktu untuk belajar dan mengulang materi yang sudah Anda pelajari sebelumnya. Ini adalah waktu terbaik bagi Anda, di mana tingkat fokus Anda masih tinggi.
Itulah ulasan mengenai beberapa kiat efektif dan efisien agar proses belajar Anda lebih optimal dan pada akhirnya membukakan jalan Anda menuju kesuksesan. Semoga bermanfaat.












